Ini Klarifikasi Polisi soal Viral Bendera Cina di HUT Kulonprogo
Kepolisian Kulonprogo mengklarifikasi ihwal munculnya bendera Cina dan Jepang pada HUT Kabupaten Kulonprogo yang viral di media sosial.
Kepolisian Kulonprogo mengklarifikasi ihwal munculnya bendera Cina dan Jepang pada HUT Kabupaten Kulonprogo yang viral di media sosial.
Munculnya bendera China dan Jepang pada HUT Kabupaten Kulonprogo viral di media sosial.
Memasuki usia ke-67, pengentasan kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo. Meski demikian sejumlah warga menilai tingkat kemiskinan di daerah bersemboyan Binangun ini mulai menurun.
Tim Monitoring TNI Manunggal KB Kesehatan (TMKK) dari Provinsi DIY melaksanakan kunjungan dan penilaian terhadap pelaksanaan TMKK di Kecamatan Galur, Jumat (28/9/2018). Kunjungan diawali dengan peninjauan pelaksanaan pelayanan KB dan papsmear di salah satu rumah bersalin yang ada di Dusun Potrowangsan, Desa Tirtorahayu, Kecamatan Galur, dan dilanjutkan di Pendopo Kecamatan Galur.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo akan menyelenggarakan evaluasi pengelolaan laman jejaring sub domain yang dimiliki oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan unit kerja se-Kulonpogo.
Warga Durungan dan Kedungdowo, Kelurahan Wates, Kecamatan Wates, khawatir dengan tanggul Sungai Serang yang tak kunjung diperbaiki. Padahal tanggul sepanjang 30 meter itu rusak sejak musim penghujan 2017.
Masyarakat Kulonprogo membuktikan bisa mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Program bela beli produk Kulonprogo dan bedah rumah tidak layak huni menjadi salah satu perwujudan implementasi nilai-nilai Pancasila.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DIY menyatakan 70% wilayah konservasi Sermo berpotensi tinggi terbakar. Saat ini, hutan dalam wilayah tersebut mengalami kekeringan dan pohon-pohonnya telah meranggas.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo mencermati sejumlah area lahan mengalami potensi tinggi kebakaran akibat kekeringan.
Akibat terjangan gelombang tinggi area pertokoan di Pantai Glagah terendam banjir hingga setinggi perut orang dewasa atau sekitar setengah meter. Akibatnya puluhan warung warga mengalami kerusakan.