Rusia Kutuk Keras Operasi Darat Israel ke Lebanon
Kementerian Luar Negeri Rusia mengutuk keras operasi darat Israel di Lebanon. Rusia juga mendesak Israel menghentikan serangan tersebut.
Kementerian Luar Negeri Rusia mengutuk keras operasi darat Israel di Lebanon. Rusia juga mendesak Israel menghentikan serangan tersebut.
Meningkatnya serangan antara Israel dan Lebanon dikhawatirkan menambah buruk kondisi di wilayah Timur Tengah. Jika tidak segera dihentikan, permusuhan keduanya
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat meminta keluarga para diplomat untuk meninggalkan negara Lebanon. Pemerintah AS juga memperbarui peringatan perjalanannya
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan diakhirinya konflik di Timur Tengah. Dia juga menyatakan keprihatinan mendalam atas "eskalasi dramatis" keke
Hizbullah memastikan pembunuhan atas pemimpin mereka, Hassan Nasrallah, dalam serangan udara Israel di pinggiran Beirut pada Jumat (27/9/2024).
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengaku “sangat prihatin” dengan baku tembak di perbatasan Israel-Lebanon yang semakin meningkat, memperingatkan risiko “perang
Mereka mengatakan operasi tersebut telah diperhitungkan tetapi skalanya terbatas, menjanjikan respons yang lebih tegas dan kuat jika terjadi serangan Israel.
Israel disebut akan menanggapi serangan udara Iran akhir pekan lalu dnegan menargetkan fasilitas militer.
Pemerintah Amerika Serikat (AS) segera memberikan sanksi dan mengancam bakal memangkas kuota Iran mengekspor minyak mereka.
Kedua pemimpin menggarisbawahi pentingnya de-eskalasi dan menghindari meluasnya konflik di Timur Tengah.