Digitalisasi Dibutuhkan untuk Kemudahan Layanan Masyarakat di Kelurahan
Konsep desa digital dinilai sangat dibutuhkan di tengah perkembangan teknologi guna memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat.
Konsep desa digital dinilai sangat dibutuhkan di tengah perkembangan teknologi guna memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat.
Inisiasi pembentukan Desa Prima Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY digelar di Kalurahan Wedomartani, Kepanewon Ngemplak, Sleman, Jumat (27/11).
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY turut andil dalam upaya menekan angka kemiskinan di daerah ini. Salah satu upaya yang dilakukan jawatan tersebut adalah dengan membentuk Desa Perempuan Indonesia Maju Mandiri (Prima).
Dinas Kebudayaan DIY telah memiliki program pengembangan desa budaya sejak lama. Pembinaan Desa Budaya terus digulirkan hingga desa menjadi mandiri dan berbudaya.
Desa atau Kelurahan Prima (Perempuan Indonesia Maju Mandiri) dilaksanakan dalam rangka mendukung pelaksanaan program prioritas tiga ends (tiga akhiri) yaitu akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia, dan akhiri kesenjangan ekonomi antara laki-laki dan perempuan.
Anggota Komisi VII DPR RI, Gandung Pardiman ingin desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki desa. Karena itu sarana dan prasarana pendukung desa termasuk akses transportasi desa perlu dilengkapi.
Secara kultural, perempuan memiliki peran penting baik dalam keluarga maupun masyarakat. Keterlibatan perempuan dalam pembangunan dan sektor ekonomi menjadi salah satu potensi yang berkontribusi besar dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kalurahan Putat, Kapanewon Patuk, Gunungkidul menjadi salah satu desa yang masuk program Desa Preneur yang dikembangkan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah DIY. Diharapkan melalui program ini bisa membangun kemandirian berbasis usaha yang dikembangkan oleh masyarakat sekitar.
Di tengah tantangan pembangunan yang dihadapkan pada problematika kemiskinan dan ketimpangan pembangunan, maka orientasi pembangunan berkelanjutan sudah seharusnya menitikberatkan pada pembangunan desa yang bertumpu pada penguatan kapasitas sumber daya manusia.
Kekayaan hakiki Indonesia adalah pada keunikan ragam dinamika segala potensinya baik dalam aspek sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA). Keunikan yang semestinya mampu mengangkat kewibawaan Indonesia pada peringkat dunia karena keunikan Indonesia terlahir dari orisinalitas keaguangan adat istiadat, budaya serta nasionalisme.