Ini Alasan Paguyuban Pemuda Giripeni Tuntut Transparansi Pemdes
Permasalahan ini mencuat pada pertengahan 2017 saat Pemdes Giripeni curiga dengan kejanggalan pada neraca keuangan LKM Binangun Mandiri. Hal tersebut terlihat dari saldo akhir tidak sesuai dengan nilai modal awal sebesar Rp570 juta. Kemudian lantas ditindaklanjuti dengan audit oleh Irda Kulonprogo. Hasilnya keluar pada Januari tahun ini.