Nasib Ribuan Lulusan SD Dipertanyakan
Sedikitnya 1.800 siswa lulusan sekolah dasar negeri (SDN) di Kulonprogo belum terlacak nasibnya karena tidak lolos maupun tidak ikut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Menengah Pertama 2019.
Sedikitnya 1.800 siswa lulusan sekolah dasar negeri (SDN) di Kulonprogo belum terlacak nasibnya karena tidak lolos maupun tidak ikut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Menengah Pertama 2019.
Siswa Olifant High School (OHS) atau SMA Olifant mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah selama satu pekan.
Terkadang dalam satu waktu orang tua atau orang dewasa mengalami satu kebingungan yang luar biasa dalam menghadapi anak. Setiap orang tua mengalami dan mempunyai pendapat bahwa susah sekali memberikan pemahaman pada anak-anak.
Salah satu yang menjadi perhatian dari orang tua di zaman sekarang adalah pengaruh lingkungan terhadap anak. Akibatnya, orang tua yang khawatir cenderung memperketat pengawasan sehingga mengatur kegiatan yang akan diikuti anak, mulai dari bangun pagi hingga tidur.
Olifant antarkan siswa-siswi kelas VI SD Olifant serta lulusan pertama Olifant dari SMP Olifant dengan 100% kelulusan, pada Rabu (12/6).
Anak-anak KB Olifant yang berusia 1-3 tahun dan 3-4 tahun memberikan penampilan spesial sebagai kado untuk orang tua dalam momen akhir tahun ajaran 2018/2019.
Proses belajar bayi bukanlah dengan duduk diam di depan kelas tetapi dengan merangsang pertumbuhan panca indera. Misalnya dengan kegiatan meniup kertas maka anak belajar konsep tentang angin dan energi, serta menguatkan otot-otot mulutnya sebagai persiapan berbicara.nn
Pada perayaan Hari Kartini 2019, Olifant School mengajak anak-anak usia preschool hingga elementary untuk mengikuti berbagai rangkaian kegiatan. Peringatan ini tidak hanya mengajarkan mengenai kesempatan mengakses pendidikan yang sama antara perempuan dan laki-laki, tetapi juga kebanggaan terhadap keanekaragaman budaya Indonesia.
Olifant-Sekolah Musik Indonesia (SMI) mengadakan Home Concert di Library High School belum lama ini. Kegiatan ini bertujuan sebagai assesment bagi anak didik yang belajar musik di lembaga tersebut.
Saat seseorang beranjak remaja, ia mulai mencari identitas dirinya. Di satu sisi ia merasa sudah besar dan bisa memutuskan semuanya dengan kemampuannya sendiri, tetapi di sisi lain ia masih membutuhkan bantuan orang tua atau orang dewasa di sekelilingnya karena pengalamannya belum cukup untuk mengatasi sebuah masalah.