Penetapan Lokasi Tol Jogja-Solo & Jogja-Bawen Diharapkan Selesai Oktober
Penetapan lokasi Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen diharapkan selesai Oktober tahun ini agar proyek tersebut bisa dimulai tahun depan.
Penetapan lokasi Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen diharapkan selesai Oktober tahun ini agar proyek tersebut bisa dimulai tahun depan.
Kompleks sekolah milik Yayasan Hidayah Klaten di Dukuh/Desa Ngawen, Klaten, masuk kawasan yang bakal terdampak rencana proyek tol Solo-Jogja. Pengelola sekolah meminta ada sekolah pengganti jika benar-benar tergusur proyek tol.
Pengalihan arus lalu lintas diberlakukan pasca tumpahnya cor beton proyek lokasi jalan Tol Bogor Ring Road Seksi 3A (Simpang Yasmin- Simpang Semplak) arah menuju Parung tepatnya di Pier 10 di depan Perumahan Taman Sari Persada Kota Bogor, Rabu (10/7/2019)
Finalisasi rencana pembangunan jalan tol di wilayah Jogja terus dilakukan. Pekan depan, Pemda DIY dan Kementerian PU akan melakukan pembahasan. Salah satunya terkait trase (rute) tol Jogja-Solo.
Jalan tol NgawiKertosono nantinya akan tersambung hingga Kediri. Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat melakukan amendemen perjanjian pengusahaan jalan tol dengan PT Jasamarga Ngawi Kertsono, operator jalan tol NgawiKertosono.
Jalan tol yang melintasi DIY sudah masuk dalam Program Strategis Nasional dan pasti dibangun. Ketua Tim Pelaksana Harian Unit Manajemen Tim Pelaksana Percepatan Pembangunan Prioritas (TP5) DIY, Rani Sjamsinarsi, mengatakan tata ruang nasional sudah menyebutkan pembangunan tol di DIY, yakni tol Jogja-Solo, Jogja-Bawen, dan juga Jogja-Cilacap.
Trase atau jalur tol Jogja-Solo ditargetkan rampung pada Juli ini. Penentuan jalur tol berdasarkan lima arahan Gubernur DIY Sri Sultan HB X.
Trase jalan tol Jogja-Solo kini tengah dicari lokasinya. Jalan tol itu tidak boleh menerabas cagar budaya.
Pemerintah Pusat melalui Kementerian PU bersama Pemda DIY akan mencari titik lokasi yang pasti untuk menentukan trase tol Jogja-Solo. Persiapan pencarian titik lokasi tersebut masih menunggu Pusat.
Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo menyatakan, Gubernur DIY, Sri Sultan HB X tidak keberatan dengan dibangunnya tol di Kulonprogo. Dengan catatan, tol tidak melewati Yogyakarta International Airport (YIA) di Kecamatan Temon dan tidak merugikan warga sekitar, terutama para pelaku usaha.