Harga Beras Diprediksi Naik Tipis di Awal 2025
Perum Bulog memprediksi harga beras merangkak naik pada awal 2025 meski kenaikannya tidak setinggi 2024.
Perum Bulog memprediksi harga beras merangkak naik pada awal 2025 meski kenaikannya tidak setinggi 2024.
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI) Ahmad Muzani menilai tekad Presiden Prabowo Subianto untuk menghentikan impor beras pada 2025 bisa terwujud bila s
Bulog Magelang memastikan persediaan beras aman hingga akhir 2024, meskipun pada bulan Desember ini harus menyalurkan bantuan pangan sebanyak 5.344 ton.
Presiden Prabowo Subianto yakin bahwa Indonesia tak perlu melakukan impor beras pada tahun depan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan ada rencana menyetop impor beras pada 2025.
“… bantuan beras bantuan pangan ini seringkali tidak tepat sasaran, tidak sampai pada orang yang seharusnya menerima atau justru ada penyimpangan,"
Total impor beras hingga Oktober 2024 mencapai 3,48 juta ton atau senilai US$2,15 miliar. Demikian catatan dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengklaim stok beras menjelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam kondisi
Harga beras di tingkat penggilingan, grosir dan eceran turun pada Oktober 2024, menurut data Badan Pusat Statistik.
Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) menargetkan 340.000 ton impor beras akan membanjiri pasar Indonesia pada pertengahan Desember 2024.