Produksi Beras DIY Terus Menurun, Ini Buktinya..
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat terjadi penurunan produksi padi dan beras di DIY sejak 2022.
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat terjadi penurunan produksi padi dan beras di DIY sejak 2022.
Dalam jangka waktu sebulan mendatang, yakni antara Maret-April, Indonesia akan memasuki musim panen raya.
Harga beras di pasaran belum menunjukkan adanya tanda-tanda penurunan harga.
Seluruh pedagang kebutuhan pokok, khususnya beras di DIY diingatkan untuk tidak mengambil untung berlebihan seiring masih tingginya harga komoditas.
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) DIY memantau ketat penyebab mahalnya harga beras dengan menggencarkan pemantauan di level hulu hingga hilir.
Kemendag mengklaim harga beras medium di pasar induk mulai mengalami penurunan setelah cadangan beras pemerintah digelontorkan.
Inflasi komoditas pangan khususnya beras, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) perlu diwaspadai menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah.
Harga beras di pasaran diklaim Badan Pangan Nasional (Bapanas) mulai turun menjadi Rp14.000 per kilogram (kg).
tambahan impor beras 300.000 ton dari Thailand dan Pakistan itu merupakan bagian dari kuota impor 2 juta ton yang ditetapkan pemerintah pada awal tahun ini.
Potensi produksi beras nasional dari hasil panen raya yang akan berlangsung pada Maret-April 2024 diprediksi mencapai 8,46 juta ton.