Harga Pangan Aman, Ramadan dengan Nyaman
Kehadiran bulan suci ini selalu diikuti dengan meningkatnya konsumsi, baik bahan pangan maupun kebutuhan sandang.
Kehadiran bulan suci ini selalu diikuti dengan meningkatnya konsumsi, baik bahan pangan maupun kebutuhan sandang.
Banyaknya perusahaan swasta berskala besar datang dan membeli gabah langsung ke petani (tebas) di Bantul dinilai menjadi salah satu penyebab masih tingginya har
Komando Distrik Militer (Kodim) 0706/Temanggung, Jawa Tengah, menggelar pasar murah menjelang Ramadhan 1445 H
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat terjadi penurunan produksi padi dan beras di DIY sejak 2022.
Dalam jangka waktu sebulan mendatang, yakni antara Maret-April, Indonesia akan memasuki musim panen raya.
Harga beras di pasaran belum menunjukkan adanya tanda-tanda penurunan harga.
Seluruh pedagang kebutuhan pokok, khususnya beras di DIY diingatkan untuk tidak mengambil untung berlebihan seiring masih tingginya harga komoditas.
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) DIY memantau ketat penyebab mahalnya harga beras dengan menggencarkan pemantauan di level hulu hingga hilir.
Kemendag mengklaim harga beras medium di pasar induk mulai mengalami penurunan setelah cadangan beras pemerintah digelontorkan.
Inflasi komoditas pangan khususnya beras, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) perlu diwaspadai menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah.