Duh, Stok Beras Pemerintah di Gudang Bulog Kian Menipis
Stok cadangan beras pemerintah (CBP) milik Perum Badan Umum Logistik (Bulog) menipis.
Stok cadangan beras pemerintah (CBP) milik Perum Badan Umum Logistik (Bulog) menipis.
Bulog hingga saat ini belum merealisasikan impor beras sebesar 500.000 ton yang sebelumnya telah ditugaskan pemerintah.
Kondisi pasokan cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang beras milik Bulog hampir kosong. Hal ini diakui oleh Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso.
Kenaikan harga beras disinyalir terjadi sejalan dengan peningkatan permintaan dalam rangka menyambut bulan puasa Ramadan dan penyaluran bansos
PT Pos Indonesia bakal bekerja sama dengan Perusahaan Umum (Perum) BULOG untuk menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat di seluruh Indonesia.Direktur
Perum Bulog mulai menyalurkan bantuan sosial atau bansos beras bulan pertama sebanyak 210.000 ton.
Dirut Bullog, Buwas menyatakan sisa cadangan beras pemerintah (CBP) semakin menipis sehingga Indonesia harus impor beras lagi.
Indonesia tercatat telah mengimpor beras sejak era Presiden Soekarno. Terbaru Presiden Jokowi hendak kembali mengimpor beras 2 juta ton hingga akhir tahun
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengonfirmasi adanya rencana impor beras 2 juta ton tahun ini
Bulog Kanwil DIY memastikan stok beras menjelang Ramadan 2023 masih mencukupi.