Minta Videokan Temannya, Pria Asal Bantul Tendang Sesajen karena Alasan Keyakinan
Pelaku penendang sesajen di Semeru, HF ditangkap Polda Jatim di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Kamis (13/1) malam, pukul 22.30 WIB.
Pelaku penendang sesajen di Semeru, HF ditangkap Polda Jatim di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Kamis (13/1) malam, pukul 22.30 WIB.
Dalam unggahan akun Twitter Sang Gubernur @ganjarpranowo pada Rabu (17/11/2021), dia menuliskan bahwa tidak ada toleransi bagi kelompok radikal.
Pakar Intelijen dan Terorisme Stanislaus Riyanta mengatakan kelompok radikal memengaruhi masyarakat dari lintas agama untuk direkrut sebagai anggota dengan mengajak mereka untuk mengubah dunia menjadi lebih baik.
Sejumlah massa dari kalangan mahasiswa yang menamakan diri sebagai Masyarakat Warung Kopi (Maskop) menggelar aksi damai di Simpang Tiga Jalan Adisucipto UIN Sunan Kalijaga atau Pertigaan Revolusi, Rabu (6/10/2021). Mereka menolak radikalisme yang berpotensi di terjadi kampus perguruan tinggi.
Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid meminta masyarakat waspada terhadap kelompok radikal dan intoleran yang berusaha menyusupi generasi muda dengan cara mengaburkan fakta sejarah bangsa Indonesia.
Erick Thohir mendukung sepenuhnya upaya hukum dan sanksi bagi oknum BUMN yang terbukti terlibat dalam tindakan terorisme atau radikalisme.
Para pemuka agama dinilai menjadi ujung tombak dalam upaya pencegahan penyebaran paham radikal terorisme di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol. R. Ahmad Nurwakhid.
Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid mengatakan, kaum milenial menjadi sasaran utama radikalisasi karena mereka sangat sensitif terhadap nilai keagamaan.
Sejumlah mahasiswa yang menamakan diri Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara menggulirkan Rumah Kebangsaan Duta Anti Terorisme di Kota Jogja. Rumah ini sebagai tempat para mahasiswa di Jogja yang datang dari berbagai latar belakang untuk menumbuhkan kebersamaan.
Sikap Dede yakni mencopot pejabat Pelni yang menyelenggarakan acara itu dinilai Fadli bisa digolongkan sebagai sikap islamophobia.