Musim Kemarau, BPBD Bantul Siapkan Dana untuk Air Bersih Rp20 Juta
BPBD Bantul menyiapkan sebanyak Rp20 juta yang nantinya digunakan untuk mengalokasikan air bersih bagi daerah yang membutuhkan selama musim kemarau.
BPBD Bantul menyiapkan sebanyak Rp20 juta yang nantinya digunakan untuk mengalokasikan air bersih bagi daerah yang membutuhkan selama musim kemarau.
BPBD Gunungkidul memastikan anggaran droping air bersih di tahun ini lebih kecil dibandingkan dengan alokasi di 2022. Total anggaran yang disediakan Rp230 juta
Kemarau Tahun Ini, Lebih Kering dan Lebih Lama Dibandingkan Tahun Lalu?
Awal Musim Kemarau 2023 DIY terjadi pada April dan Akhir Musim Kemarau 2023 di DIY diprakirakan berakhir pada Oktober
BPBD Gunungkidul mulai mempersiapkan untuk menghadapi potensi bencana pada terjadi di musim kemarau. Diperkirakan musim kemarau akan terjadi mulai akhir bulan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi musim kemarau yang dimulai pada pertengaan bulan ini.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memperkirakan kemarau tahun ini datang pada Mei dan akan lebih kering dan panas.
BMKG memprakirakan musim kemarau tahun 2023 akan tiba lebih awal dari sebelumnya.
Penduduk Saptosari, Gunungkidul, belum sepenuhnya terbebas dari krisis air bersih di musim kemarau. Salah satunya warga Dusun Sumber, Planjan.
Dusun Kajor, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Bantul, termasuk salah satu daerah yang terdampak kemarau.