Dampak Kekeringan di Gunungkidul Semakin Meluas
Dampak dari musim kemarau di Gunungkidul semakin meluas. Hal ini terlihat dari kegiatan droping yang mulai disalurkan oleh kapanewon.
Dampak dari musim kemarau di Gunungkidul semakin meluas. Hal ini terlihat dari kegiatan droping yang mulai disalurkan oleh kapanewon.
Dinas Kesehatan memastikan penyebaran kasus DBD di Gunungkidul masih landai. Meski demikian, masyarakat tetap diminta mewaspadai penyakit ini
Suhu udara tinggi yang terjadi akibat perubahan iklim dapat berpengaruh pada meningkatnya potensi DBD
BNPB mengimbau kepada masyarakat di Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara Barat dan Timur (NTB dan NTT) untuk mewaspadai kekeringan.
Kemenkes mengimbau semua pihak untuk mewaspadai dampak El Nino yang bisa memicu kenaikan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia.
BPBD Gunungkidul mulai mendata warga terdampak krisis air bersih di musim kemarau tahun ini. Pendataan n sebagai upaya pemetaan serta pelaksanaan droping.
BPBD Bantul menyatakan sampai saat ini belum ada warga yang mengajukan dropping atau suplai air bersih meski sudah memasuki musim kemarau.
BPBD Kulonprogo mengingatkan agar masyarakat lebih bijaksana dalam menggunakan air bersih selama musim kemarau panjang tahun ini.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk memaksimalkan cadangan air dan menghemat penggunaan air demi mengantisipasi dampak
Kapanewon Tepus menjadi daerah yang terdampak musim kemarau di Gunungkidul. Untuk membantu warga yang kesulitan, Pemerintah Kapanewon akan droping air bersih.