Skema Droping Air di Gunungkidul Berubah, Kapanewon Jadi Prioritas
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
DPP Gunungkidul menyiapkan strategi antisipasi gagal panen saat musim kemarau dengan percepatan tanam dan benih padi umur pendek
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Kapanewon di Gunungkidul menyiapkan anggaran droping air bersih menghadapi musim kemarau panjang 2026 yang diprediksi berlangsung tujuh bulan.
Kemarau panjang Bantul 2026, petani disarankan tanam palawija untuk hadapi kekeringan.
BPBD Gunungkidul mengalokasikan bantuan air bersih sebanyak 1.500 tangki di 2026. Diprediksi musim kemarau tahun ini lebih panjang ketimbang periode sebelumnya.
Kemarau 2026 diprediksi lebih kering, El Nino kurangi hujan dan cadangan air tanah terancam.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY mengantisipasi musim kemarau yang akan diperparah dengan Elino Godzila.
BMKG sebut cuaca panas pagi dan hujan sore jadi tanda pancaroba, warga diminta waspada cuaca ekstrem.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di DIY lebih kering dengan potensi El Nino. Puncak kemarau diperkirakan terjadi Agustus.