Beredar Kabar Korban ke-9 Susur Sungai Sempor telah Ditemukan, Ini Kata Polisi
Polisi menjelaskan soal kabar yang beredar bahwa sudah sembilan korban susur sungai Sempor yang ditemukan.
Polisi menjelaskan soal kabar yang beredar bahwa sudah sembilan korban susur sungai Sempor yang ditemukan.
Tewasnya dua remaja karena tenggelam di underpass Kulur Kulonprogo disesalkan banyak pihak.
Underpass Kulur di Kapanewon Temon, bukan kali pertama menelan korban jiwa.
Seorang pelajar bernama Ryan, 15, asal Sogan, Kapanewon Temon, Kulonprogo harus meregang nyawa lantaran diceburkan rekannya bernama Tegar, 15, asal Tawangsari, Temon, ke Underpass Kulur yang tergenang air, Sabtu (22/2/2020). Hal itu dilakukan karena Ryan sedang berulang tahun.
Tragedi susur Sungai Sempor menewaskan sejumlah siswa SMPN 1 Turi. Namun, di antara keluarga yang anaknya jadi korban memilih tak ingin menempuh jalur hukum.
Bermaksud merayakan ulang tahun dengan menceburkan seorang kawan ke underpass yang tergenang air, tiga remaja tenggelam di underpass Kulur, Kapanewon Temon, Kulonprogo, Sabtu (22/2/2020) sekitar pukul 16.15 WIB. Kondisi terkini, dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia sementara satu remaja masih kritis dan dirawat di IGD RSUD Wates.
Korban susur Sungai Sempor di Sleman bertambah dua orang.
Susur Sungai Sempor yang diikuti ratusan siswa SMPN 1 Turi, Sleman, dalam kegiatan Pramuka, Jumat (21/2/2020) berubah menjadi malapetaka. Arus kali tiba-tiba deras dan menyeret beberapa siswa. Enam siswa ditemukan meninggal dunia dan lima lainnya masih dicari hingga Jumat malam.
Pencarian siswa SMPN 1 Turi, Sleman, yang terseret aliran Sungai Sempor, Wonokerto, Turi, saat mengikuti kegiatan Pramuka Jumat (21/2/2020) sore, terhalang karena gelap.
Dua anak tenggelam di Embung Nglanjaran atau yang biasa dikenal dengan Embung UII, Desa Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman, Minggu (16/2/2020) sekitar pukul 11.00 WIB. Salah satu dari mereka meninggal dunia, sedangkan satu lainnya diselamatkan.