Gunung Semeru Muntahkan Awan Panas Sekitar 4,5 Kilometer
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali mengeluarkan awan panas guguran (APG).
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali mengeluarkan awan panas guguran (APG).
Keputusan menutup total pendakian Gunung Semeru mempertimbangkan perkiraan Stasiun Klimatologi Karangploso, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), seperti adanya peningkatan curah hujan, dan lainnya.
Selama satu dekade terakhir hingga 2020, perkembangan minat dan animo masyarakat akan kegiatan alam terbuka kian meningkat, salah satunya adalah mendaki gunung.
Kepala Subbidang Mitigasi Gunungapi Wilayah Barat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Nia Haerani mengatakan erupsi Gunung Semeru terjadi tidak terus menerus dan statusnya masih pada level II atau waspada.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan aktivitas Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl) terpantau masih fluktuatif dan statusnya level II atau waspada.
Sekitar 550 warga yang tinggal di kawasan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, telah mengungsi setelah gunung api tersebut meluncurkan guguran awan panas pada Selasa (1/12/2020) pukul 01.23 WIB.
Guguran awan panas dari Gunung Semeru yang berada di wilayah Kabupaten Malang dan Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Selasa meluncur hingga sejauh 3.000 meter ke arah Besuk Kobokan di Kabupaten Lumajang menurut pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) menyatakan jumlah kuota wisatawan yang akan berkunjung ke kawasan wisata Gunung Bromo bakal ditambah menjadi 50 persen dari total kapasitas daya tampung yang ada.
pendaki harus tetap mentaati protokol kesehatan sesuai aturan dari pemerintah yaitu selalu menggunakan masker, menunjukkan surat keterangan sehat, tetap menjaga jarak dan mencuci tangan.
Pendaki bisa berkunjung melalui Alang-alang Sewu di Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Jalur ini sudah dibuka kembali per tanggal 26 September 2020. Tentunya di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, protokol kesehatan diperketat.