BPK: Kasus Jiwasraya Bisa Berdampak Sistemik
Pemerintah harus berhati-hati dalam menangani kasus Asuransi Jiwasraya lantaran dampaknya bisa sistemik.
Pemerintah harus berhati-hati dalam menangani kasus Asuransi Jiwasraya lantaran dampaknya bisa sistemik.
Jaksa Agung RI ST Burhanuddin akan membedah 5.000 lebih transaksi keuangan untuk mengungkap kasus dugaan korupsi yang terjadi di PT Asuransi Jiwasraya.
Pelapor perkara korupsi PT Jiwasraya, Boyamin Saiman mengancam bakal menggungat praperadilan Kejaksaan Agung (Kejagung) jika pada Februari 2020 tidak kunjung menetapkan tersangka pada kasus tersebut.
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan mendukung pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Jiwasraya. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal PPP, H. Arsul Sani yang juga Wakil Ketua MPR.
Peristiwa banjir yang melanda Jabodetak di awal 2020 diprediksi Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) dapat mendorong permintaan asuransi untuk perlindungan dari bencana banjir akan meningkat.
Kasus yang sedang membelenggu PT Asuransi Jiwasraya (Persero) membuat Presiden Joko Widodo angkat bicara.
Kendati 89 orang sudah diperiksa dalam tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya, sampai saat ini Kejaksaan Agung belum juga menetapkan satu orang sebagai tersangka.
Bencana banjir yang terjadi awal tahun ini berpotensi meningkatkan klaim, khususnya bagiasuransi kendaraan dan properti. Untuk itu,Industri asuransi umum dinilai perlu mengantisipasi risiko banjir dari musim penghujan yang masih berlangsung.
Kejaksaan Agung telah memeriksa Kepala Pusat Bancassurance PT Asuransi Jiwasraya Eldin Rizal Nasution, Senin (30/12/2019) terkait kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya.
Dia juga memiliki sederet kendaraan mewah yakni, tiga motor merek Harley Davidson, satu Mobil merek Lexus, dua Mercedes Benz, satu Toyota Alphard, dan satu Lexus Jeep dengan nilai total, Rp2.850.000.000.