3 Polisi Ditangkap, Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Terkait dengan Terorisme
Tiga orang anggota anggota polisi ditangkap dan awalnya diduga terkait dengan terorisme.
Tiga orang anggota anggota polisi ditangkap dan awalnya diduga terkait dengan terorisme.
Tiga anggota polisi ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror karena diduga terkait dengan terorisme.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta keterlibatan pegawai PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI dalam kasus terorisme agar ditindak
DE merupakan pria kelahiran 1995, sehingga saat bergabung menjadi anggota MIB di tahun 2010, usianya berarti masih 19 tahun.
PT Kereta Api Indonesia siap menindak tegas pegawainya yang ditangkap Densus 88 karena diduga terlibat teroris.
Densus 88 Antiteror Polri menemukan belasan senjata di rumah terduga teroris berinisial DE yang merupakan pegawai PT KAI di Bekasi Utara.
Menjelang Pemilu 2024, potensi konflik di masyarakat termasuk ekstremisme yang mengarah ke terorisme dan kekerasan antargolongan kian meningkat.
Detasemen Khusus (Densus) 88 mengkonfirmasi bahwa teroris yang ditangkap di Bekasi merupakan karyawan BUMN.
PT KAI Daop 2 mengklarifikasi bahwa seorang pegawai KAI yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri di Bekasi, bukan bagian dari Daop 2.
Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri menangkap terduga teroris di Perumahan Pesona Anggrek Harapan, RT 7/RW 27, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.