Istana Bogor Tambah Pos Pengamanan Antisipasi Teroris
Guna mengantisipasi aksi terorisme dan gangguan keamanan lain, pengamanan Istana Kepresidenan Bogor di Jalan H Juanda Kota Bogor ditingkatkan dengan menambah beberapa pos dan pengamanan mobil.
Guna mengantisipasi aksi terorisme dan gangguan keamanan lain, pengamanan Istana Kepresidenan Bogor di Jalan H Juanda Kota Bogor ditingkatkan dengan menambah beberapa pos dan pengamanan mobil.
Polri mengungkapkan jenis senjata yang dipakai Zakiah Aini, pelaku teror di Mabes Polri pada Rabu (31/3/2021).
18 terduga teroris yang telah ditangkap masih satu jaringan dengan pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar Sulawesi Selatan.
KSP Moeldoko menyatakan pemerintah telah memiliki perangkat hukum dan strategi yang lengkap untuk membongkar sel teror hingga ke akar-akarnya
Masyarakat sekitar tempat tinggal terduga teroris ZA diimbau untuk tak mengucilkan pihak keluarga. Imbauan tersebut disampaikan oleh Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono.
Polri menemukan kartu anggota Perbakin atas nama Zakiah Aini yaitu tersangka yang melakukan tindak pidana terorisme di Mabes Polri.
Polri saat ini masih mendalami penyebab pelaku teror ZA bisa membawa senjata masuk ke dalam Mabes Polri dan melakukan penyerangan kepada anggota Polri.
M Ali selaku ayah dari ZA, terduga teroris penyerang Mabes Polri, enggan memberikan komentar kepada awak media yang menunggu di depan rumah yang berada di Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (1/4/2021).
Ketua RT tempat tinggal Zakiah Aini, Kasdi, menyampaikan bahwa orang tua penyerang Mabes Polri itu sempat mencari-cari Zakiah yang sebelumnya sempat pamit keluar rumah. Meski sudah pamit, keluarga sempat mau melapor ke polisi karena anaknya tak kunjung pulang hingga akhirnya mendapatkan kabar jika Zakiah tewas saat melakukan penyerangan ke Mabes Polri, Rabu (31/3/2021) kemarin.
Kepala Negara juga telah memerintahkan Kapolri, Panglima TNI dan Kepala BIN, untuk meningkatkan kewaspadaan.