Geledah Rumah Terduga Teroris di Gunungkidul, Polisi Temukan Panah hingga Samurai
Tim Densus 88 Kepolisian menggerebek satu rumah milik Markino,37 di Dusun Ngunut Tengah RT012/02, Desa Ngunut, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul.
Tim Densus 88 Kepolisian menggerebek satu rumah milik Markino,37 di Dusun Ngunut Tengah RT012/02, Desa Ngunut, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul.
Tak hanya suka berlatih melempar pisau, terduga teroris di Gunungkidul diketahui warga juga suka merakit benda mirip bom.
Masyarakat melihat keanehan pada warga Gunungkidul yang diduga terlibat terorisme.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X memberikan komentar singkat terkait dengan penangkapan terduga teroris di Gunungkidul, Rabu (20/11/2019). Penggerebekan itu dinilai sah-sah saja dalam upaya pemberantasan terorisme.
Puluhan aparat kepolisian menggerebek sebuah rumah di Padukuhan Ngunut Tengah, Desa Ngunut, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul pada Rabu (20/11/2019) karena diduga menjadi tempat tinggal terduga teroris.
Terduga teroris ditangkap di Gunungkidul.
Setelah peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Markas Polres Medan, Sumatera Utara, pada 13 November 2019 lalu, Polri telah menangkap 74 terduga teroris. Hal itu diungkapkan Kapolri Jenderal Idham Aziz.
Perburuan terhadap teroris masih gendar dilakukan Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri. Bahkan, seorang anggota Densus 88 Anti Teror Mabes Polri terpaksa harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Medan karena mengalami luka tusuk saat melakukan penangkapan terhadap sekelompok orang bersenjata di Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara.
Hingga Selasa (19/11/2019), Densus 88 Antiteror telah menangkap 71 orang terduga teroris pascabom bunuh diri di Polrestabes Medan, Sumut.
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi digunakan para teroris untuk menyebarkan paham terorisme, radikalisme dan intoleransi kepada masyarakat. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) DIY, Rony Primanto Hari, mengatakan kemampuan media sosial (medsos) dalam menyebarkan informasi sangat cepat dan masif.