Jenazah Bayu, Korban Bom Gereja SMTB Surabaya Diserahkan Keluarga, Isak Tangis Pecah
Jenazah korban bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB) Surabaya yaitu Aloysius Bayu Rendra Wardhana, 38, diserahkan Kepolisian Daerah Jawa Timur keluarga
Jenazah korban bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB) Surabaya yaitu Aloysius Bayu Rendra Wardhana, 38, diserahkan Kepolisian Daerah Jawa Timur keluarga
Pemerintah Daerah (Pemda) DIY bersama kepolisian mengantisipasi gangguan keamanan yang mungkin muncul, terutama terorisme
Pemerintah telah menganggarkan dana ratusan miliar rupiah untuk menanggulangi terorisme hanya untuk satu lembaga saja.
Jenazah empat orang terduga teroris yang meninggal dunia terkait bom bunuh diri pada Minggu (13/5/2018) lalu dimakamkan di pemakaman orang tidak dikenal Sidoarjo, Jawa Timur.
Anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) siap membantu pemerintah dan aparat penegak hukum dalam melawan teroris sebagai upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Tim gabungan Polda Sumatra Utara, terdiri dari Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan, Polres Deli Serdang, dan Polres Binjai, berpatroli mengantisipasi aksi kejahatan dan teror di daerah itu.
Bom bunuh diri di Surabaya pekan lalu membawa duka mendalam bagi keluarga korban ledakan bom juga masyarakat Indonesia. Namun salah satu keluarga korban bom memilih memaafkan pelaku.
Pelaksanaan ibadah misa pada Sabtu (19/5/2018) dan Minggu (20/5/2018) di sejumlah gereja di DIY, khususunya Kabupaten Sleman masih terus diperketat. Hal ini sebagai bagian dari antisipasi pasca terjadinya teror bom di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur pada pekan lalu.
Pihak kepolisian membantah adanya penangkapan perempuan bercadar asal Jawa Tengah berinisial SY di Bantul.
Berdasarkan pengakuan SY, polisi memperlakukan SY dengan baik dan ramah.