Cegah Antraks Meluas, Dinas Pertanian Sleman Gerak Cepat dengan Obati dan Beri Ternak Vitamin
Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman bergerak cepat untuk mencegah meluasnya serangan penyakit antraks.
Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman bergerak cepat untuk mencegah meluasnya serangan penyakit antraks.
Gubernur DIY sekaligus Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono mengaku heran dengan tindakan masyarakat yang nekat memotong sapi
DPP Kota jogja melakukan pengawalan ketat terhadap aktivitas lalu lintas ternak maupun daging. Upaya ini ditempuh untuk mencegah menyebarnya antraks
Pemkab Gunungkidul menyampaikan bahwa penanggulangan antraks di Bumi Handayani akan ikut menggunakan regulasi selain sosialisasi edukasi.
Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman memastikan ada ternak yang mati di Padukuhan Kalinongko Kidul, Gayamharjo, Prambanan positif antraks.
Perlu diketahui bahwa ternak tersebut dipelihara oleh warga Pedukuhan Kayoman, Kalurahan Serut, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul.
Dinas Kesehatan Sleman membantah adanya warga meninggal dikarenakan suspek antraks di Padukuhan Kalinongko Kidul, Gayamharjo, Prambanan.
Kemunculan kasus antraks di perbatasan Sleman dan Gunungkidul disebut sudah bisa dikategorikan sebagai Kejadian Luar Biasa
Dinkes Kabupaten Gunungkidul menyampaikan bahwa surveilans dan pemantauan di Padukuhan Kayoman, Kalurahan Serut, Gedangsari dilakukan selama 120 hari.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo memastikan komitmennya mencegah penyebaran antraks di Bumi Sembada. Upaya penelusuran daging yang dikonsumsi telah dilakukan.