Penyakit Lato-lato Meluas di Sleman, Nyaris 1.000 Ekor Sapi Terjangkit
Kasus Lumpy Skin Disease (LSD) di Sleman masih terus berkembang. Pada Rabu (8/3/2023) tercatat ada sebanyak 969 kasus
Kasus Lumpy Skin Disease (LSD) di Sleman masih terus berkembang. Pada Rabu (8/3/2023) tercatat ada sebanyak 969 kasus
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul memberikan tips untuk mencegah sapi terjangkit Lumpy Skin Disease (LSD) atau dikenal dengan penyakit lato-lato.
Penyakit lato-lato atau Lumpy Skin Disease (LSD) membikin harga sapi di pasaran Gunungkidul anjlok. Harga sapi turun hingga Rp3 juta per ekornya.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai penyebaran penyakit cacar sapi atau Lumpy Skin Disesase (LSD)
Harianjogja.com, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman kembali menyerahkan bantuan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kepada peternak, Kamis (16/2/2023).
Sapi yang terjangkit Lumpy Skin Disease (LSD) di Sleman terus bertambah. Pada Selasa (14/2/2023), tercatat ada sebanyak 210 kasus
Kasus positif sapi terkena lumpy sakin disease (LSD) di Sleman terus bertambah, kini totalnya ada 100 kasus positif
Setelah lama ditunggu-tunggu peternak soal ganti rugi ternak yang mati dipotong paksa karena terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) di Bantul akhirnya cair.
Harianjogja.com, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menggelontorkan bantuan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tahap II senilai Rp2 miliar
Sejak pertama kali ditemukan sapi terjangkit Lumpy Skin Disease (LSD) di Sleman pada 23 Desember 2023 sebanyak dua ekor sapi, saat ini telah bertambah tiga