Vaksinasi Jadi Opsi Cegah Penyebaran Virus Lato-Lato
Upaya menghentikan dan mengendalikan penyebaran virus lumpy skin disease (LSD) salah satunya bisa dilakukan lewat penyuntikan vaksin terhadap sapi perah.
Upaya menghentikan dan mengendalikan penyebaran virus lumpy skin disease (LSD) salah satunya bisa dilakukan lewat penyuntikan vaksin terhadap sapi perah.
Penyalik Lumpy Skin Disease (LSD) di Sleman terus bertambah. Per Kamis (23/3/2023), tercatat total ada sebanyak 1.383 kasus LSD
Dinas Perdagangan Gunungkidul memastikan tidak ada rencana penutupan pasar hewan, meski ditemukan kasus penyebaran penyakit lato-lato atau LSD.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman mencatat per 10 Maret 2023 jumlah kasus Lumpy Skin Disease (LSD) mencapai
LSD yang menjangkiti sapi-sapi di Kabupaten Bantul terus bertambah. Terjadi penambahan kasus sebanyak 78 kasus, sehingga total kasus mencapai 191 kasus.
ampak penyebaran penyakit lato-lato atau Lumpy Skin Disease (LSD) membuat pasarn hewan di Gunungkidul semakin sepi. ini terlihat di pasar hewan siyonoharjo,
Kasus Lumpy Skin Disease (LSD) di Sleman masih terus berkembang. Pada Rabu (8/3/2023) tercatat ada sebanyak 969 kasus
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul memberikan tips untuk mencegah sapi terjangkit Lumpy Skin Disease (LSD) atau dikenal dengan penyakit lato-lato.
Penyakit lato-lato atau Lumpy Skin Disease (LSD) membikin harga sapi di pasaran Gunungkidul anjlok. Harga sapi turun hingga Rp3 juta per ekornya.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai penyebaran penyakit cacar sapi atau Lumpy Skin Disesase (LSD)