BREAKING NEWS: Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Pagi Ini
Gunung Merapi kembali terpantau meluncurkan awan panas pada Jumat (11/11/2022)
Gunung Merapi kembali terpantau meluncurkan awan panas pada Jumat (11/11/2022)
Gunung Merapi terpantau mengeluarkan sejumlah guguran lava dan aktivitas kegempaan dalam sepekan terakhir
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar 10 kali pada Sabtu (16/4/2022).
Setelah erupsi besar pada Rabu (9/3/2022) malam hingga Kamis (10/3/2022) pagi lalu, suplai magma ke dua kubah lava Gunung Merapi masih terus berlangsung. Kedua kubah masih terus tumbuh dan potensi erupsi yang lebih besar masih tetap ada.
Erupsi Merapi yang terjadi pada Rabu (9/3/2022) tengah malam lalu mengingatkan pada kejadian erupsi sebelumnya. Selain foto-foto lawas dampak erupsi dahsyat 2010, video yang berisi pesan Mbah Maridjan juga kembali viral.
Masyarakat diimbau untuk tidak nekat mengunjungi kawasan Sungai Gendol. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengatakan material erupsi Merapi bisa membahayakan manusia.
Kawasan Sungai Gendol yang belakangan viral karena dijadikan objek wisata dadakan pasca-erupsi Merapi sejauh lima kilometer dipasangi portal.
Aktivitas tambang di lereng Merapi di wilayah Sleman sudah dihentikan semuanya menyusul erupsi sejauh hingga lima kilometer pada Rabu (9/3/2022).
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, menjelaskan kondisi terkini erupsi Gunung Merapi pada Jumat (11/3/2022).
Aksi masyarakat yang bermain di kawasan material vulkanik Gunung Merapi menuai komentar dari pemerintah. Pemerintah Kabupaten Sleman meminta masyarakat patuh terhadap peraturan yang telah dibuat.