Hujan Abu Merapi Berdampak pada Pengerjaan Flyover Purwosari Solo
Hujan abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi pada Selasa (3/3/2020) lalu membuat pekerjaan flyover Purwosari Solo sempat terhenti selama beberapa jam.
Hujan abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi pada Selasa (3/3/2020) lalu membuat pekerjaan flyover Purwosari Solo sempat terhenti selama beberapa jam.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaian bahwa pascaerupsi Merapi ada beberapa potensi ancaman yang harus diperhatikan, salah satunya luncuran awan panas.
Erupsi Merapi dengan tinggi semburan mencapai enam kilometer yang terjadi pada Selasa (3/3), diklaim tak memengaruhi geliat pariwisata di lereng gunung tersebut, salah satunya adalah aktivitas jip lava tour.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa erupsi Gunung Merapi pada Selasa (3/3/2020) pagi kemarin masih terpantau aman. Tidak ada pengungsi atas peristiwa tersebut. Kendati demikian, BNPB meminta masyarakat tetap berada di zona aman dan menggunakan masker.
Erupsi Gunung Merapi pada Selasa (3/3/2020) pagi membuat sejumlah kawasan di Jawa Tengah ikut mengalami dampak hujan abu, salah satunya Solo.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyatakan erupsi Merapi harus disikapi sebagai kewajaran aktivitas gunung berapi. Erupsi dengan skala kecil justru menjadi solusi terbaik daripada meletus dengan skala besar.
Walaupun sudah normal, sejumlah penerbangan Lion Air Group dari dan menuju Bandara Adi Soemarmo Solo berisiko terganggu akibat penutupan sementara dampak abu vulkanik Gunung Merapi.
Berselang 19 hari setelah letusan 13 Februari 2020, hari ini 3 Maret 2020 pukul 05.22 WIB terjadi kembali letusan Gunung Merapi dengan tinggi kolom abu mencapai enam kilometer. Letusan terekam di seismograf dengan amplitudo 75 mm dan durasi 450 detik.
Warga yang beraktivitas di lereng Gunung Merapi menceritakan detik-detik letusan Merapi yang mencapai hingga ketinggian enam kilometer.
Dampak letusan Gunung Merapi pada Selasa (3/3/2020) berdampak pada penerbangan.