Cuti Melahirkan, Pegawai Pemkot Jogja Bisa Diputus Kontrak
Hak cuti melahirkan yang idealnya diberikan kepada pekerja selama tiga bulan tidak berlaku bagi pegawai kontrak di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja.
Hak cuti melahirkan yang idealnya diberikan kepada pekerja selama tiga bulan tidak berlaku bagi pegawai kontrak di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja.
Perjalanan program Gandeng Gendong sampai akhir 2019 masih banyak persoalan. Aplikasi Nglarisi yang digadang-gadang dapat mempermudah pemesanan ternyata belum bisa dimanfaatkan secara optimal.
Kemampuan lurah di Jogja untuk berbicara di depan publik masih rendah. Banyak di antara lurah di Jogja yang belum memenuhi kemampuan standar untuk berbicara di depan warganya.
Guna mengasah kemampuan para lurah dalam public speaking, Pemerintah Kota (Pemkot) jogja menggelar kompetisi bertajuk Lurah Bicara 2019.
Dinamika kopi di Indonesia seolah tak pernah habis jadi bahan diskusi. Setidaknya itulah alasan kenapa Taman Pintar menggelar Talk Show Coffee Talk di halaman depan Taman Pintar, Minggu (8/12/2019).
Kawasan pedestrian Jalan Jenderal Sudirman dari simpang empat Toko Buku Gramedia hingga Jembatan Gondolayu terus dipercantik. Tak hanya menyasar trotoar, Pemerintah Kota (Pemkot) juga menata kabel fiber optik agar tak tampak semrawut.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja terus berupaya menyosialisasikan soal stigma negatif terhadap Orang Dengan HIV AIDS (ODHA). Berdasarkan data Pemkot, sepanjang 2004-2019, prevalensi HIV di Kota Jogja saat ini sekitar 1.300 orang, di mana 200 orang di antaranya telah menjadi pasien AIDS dan sebagiannya telah meninggal dunia.
Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat serta kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) khususnya di bidang lingkungan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja memberikan penghargaan bertajuk Walikota Mengapresiasi.
Guna mempermudah pemberian izin praktek tenaga kesehatan dan tenaga medis, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja bersama Rumah Sakit Pratama Jogja meluncurkan aplikasi E-Regulasi di Kompleks Balai Kota Jogja, Selasa (26/11/2019).
Terlihat dari rendahnya keterserapan anggaran konsumsi Pemkot Jogja untuk program Gandeng Gendong yang hanya sebesar Rp2,3 miliar dari seluruh anggaran konsumsi tahun ini yang mencapai Rp48 miliar.