Pipa PDAM Bocor Jadi Berkah Bagi Warga Saptosari
Warga Dusun Legundi, Desa Planjan, Kecamatan Saptosari memanfaatkan air yang bocor dari PDAM untuk mengatasi kekeringan yang sudah dialami warga beberapa bulan terakhir.
Warga Dusun Legundi, Desa Planjan, Kecamatan Saptosari memanfaatkan air yang bocor dari PDAM untuk mengatasi kekeringan yang sudah dialami warga beberapa bulan terakhir.
Akibat hujan yang tak kunjung turun dan air saluran Kalibawang belum mengisi sumur warga, kekeringan di Kulonprogo kian parah. Terbaru, Desa Gerbosari dan Pengasih mengalami kekeringan.
Bencana kekeringan yang terjadi di Kabupaten Kulonprogo terus meluas. Beberapa desa yang sebelumnya tak pernah mengalami krisis air bersih, kini meminta bantuan air bersih dari pemerintah. Terbaru, Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh dan Desa Pengasih di Kecamatan Pengasih mulai mengalami kekeringan. Dua desa tersebut merupakan desa yang tahun lalu tidak mengalami kekeringan. Desa Gerbosari biasanya dapat bertahan di musim kemarau karena memiliki sejumlah sumber air.
Sebenarnya Kecamatan Saptosari tidak terdata sebagai tujuan pengedropan air oleh BPBD Gunungkidul lantaran sudah adanya jaringan perpipaan PDAM.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo mulai kesulitan menemukan sumber air bersih yang digunakan untuk melayani permintaan dropping warga. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kulonprogo, Suhardiyana, menjelaskan saat ini jajarannya harus mencari sumber alternatif sumber air karena BPBD perlu berbagi dengan masyarakat sekitar sumber.
Kekeringan menimbulkan penderitaan bagi warga Bogor, Jawa Barat.
Krisis air bersih melanda Dusun Pringsurat, Desa Ngloro, Saptosari. Akibatnya sejumlah warga terpaksa menjual hewan ternak dan barang berharganya untuk membeli air.
Saat ini sendiri wilayah yang mengalami kekeringan masih ada di 54 desa yang berada di 11 Kecamatan. Ia mengatakan pendataan awal merupakan wilayah terdampak diambil skala luas.
nBencana kekeringan di Kabupaten Kulonprogo terus meluas. Bahkan sejak pekan kemarin, Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, telah menetapkan status tanggap darurat kekeringan.
<p>Beberapa wilayah di Pulau Lombok dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) dilanda kekeringan ekstrem karena hari tanpa hujan (HTH) lebih dari 60 hari.</p>