Termasuk Wilayah DIY, Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Laut Selatan Jawa
Gelombang tinggi hingga enam meter berpotensi terjadi di laut selatan DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.
Gelombang tinggi hingga enam meter berpotensi terjadi di laut selatan DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.
Gelombang pasang menerjang Pantai Selatan Gunungkidul pada Selasa (26/5/2020). Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul Sunu Handoko mengungkapkan gelombang tinggi mulai terpantau sejak pagi ini.
Gelombang pasang menerjang Pantai Trisik, Kapanewon Galur, Kulonprogo, Selasa (26/5/2020) pagi. Di pantai itu, gelombang hampir menerjang warung yang berada tak jauh dari bibir pantai.
Akibat dihantam ombak besar, sebuah perahu tempel terbalik di Muara Sungai Serang, Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Wates, Senin (11/5/2020). Beruntung peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB itu tidak menelan korban jiwa. Dua orang nelayan yang berada di perahu itu bisa menyelamatkan diri.
BMKG Staklim Mlati Yogyakarta mengimbau agar nelayan maupun masyarakat yang ada di perairan selatan DIY untuk mewaspadai gelombang tinggi yang dimungkinkan terjadi imbas dari tekanan rendah yang terpantau di Samudra Hindia.
Analis cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Rendi Krisnawan menyampaikan gelombang tinggi diprakirakan masih berpotensi terjadi di laut selatan Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DIY.
Pada Sabtu (21/3/2020) ini diprediksi ada potensi terjadinya gelombang tinggi di sejumlah perairan di Indonesia. Peringatan dini tersebut disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Gelombang pantai selatan Jawa termasuk wilayah DIY dilaporkan naik.
Gelombang tinggi diprediksi melanda pantai selatan beberapa hari ke depan.
Gelombang tinggi air laut berpotensi terjadi di sejumlah perairan di wilayah Indonesia sepanjang Kamis hingga Jumat (11/10/2019) sehingga harus diwaspadai, terutama nelayan dan pengguna moda transportasi laut.