Sejumlah Surat Suara Pilpres AS 2020 Disisihkan Dampak Gugatan Trump
Pengadilan Persemakmuran Pennsylvania memerintahkan otoritas pemilihan umum Amerika Serikat untuk menyisihkan suratsuara tersebut.
Pengadilan Persemakmuran Pennsylvania memerintahkan otoritas pemilihan umum Amerika Serikat untuk menyisihkan suratsuara tersebut.
Amerika Serikat dan dunia masih menunggu hasil akhir pemilihan presiden setelah pemungutan suara ditutup beberapa hari lalu. Joe Biden berada di ambang penggulingan Donald Trump.
Dalam pemilihan Presiden Amerika Serikat yang tengah berlangsung saat ini, calon presiden Amerika Serikat dari partai Demokrat, Joe Biden, hingga Rabu (4/11/2020) malam, masih mengungguli petahana presiden Donald Trump dari partai Republik dengan perbanding suara elektoral 238-213.
Ada beberapa negara yang menjadi penentu kemenangan presiden AS, seperti Nevada dan Pennsylvania.
Biden mengantongi 238 electoral college melawan 213 suara untuk Trump. Salah satu dari keduanya harus mengumpulkan 270 electoral college untuk dinyatakan sebagai pemenang Pemilu. Ada skenario di mana pertarungan bisa berakhir dengan satu suara elektoral atau bahkan seri.
Tetapi satu hal yang tidak akan berbeda adalah bahwa kedua kandidat yaitu calon Presiden Trump dan calon dari Partai Demokrat Joe Biden akan dengan cemas menunggu hasilnya
Mengempisnya kekuatan dolar AS bisa jadi disebabkan janji Trump yang akan menyelesaikan persoalan stimulus ekonomi AS setelah Pilpres.
Hasil sementara Joe Biden unggul suara elektoral atau electoral votes dibandingkan dengan petahana, Donald Trump.
Pemilu Amerika Serikat (AS) mencapai puncaknya hari ini. Pemilihan presiden sendiri dilakukan 3 November waktu setempat dan sudah mulai dilakukan penghitungan cepat.
Rakyat Amerika Serikat sedang melakukan pemilihan Presiden. Hasil jajak pendapat ditutup pada Selasa malam di bagian timur AS selagi Presiden dari Partai Republik Donald Trump dan penantangnya dari Partai Demokrat, Joe Biden menunggu perhitungan suara resmi.