Iran Tegaskan Aksi Militer AS Sama dengan Deklarasi Perang
Iran menegaskan setiap aksi militer AS akan dianggap sebagai awal perang, di tengah ancaman Trump dan pengiriman armada besar ke Timur Tengah.
Iran menegaskan setiap aksi militer AS akan dianggap sebagai awal perang, di tengah ancaman Trump dan pengiriman armada besar ke Timur Tengah.
Amerika Serikat memblokir hasil penjualan minyak Venezuela melalui rekening khusus Departemen Keuangan sebagai bagian dari sanksi ekonomi.
Trump memperingatkan pendukung Partai Republik bahwa kekalahan midterm 2026 dapat memicu pemakzulan dan runtuhnya agenda kebijakannya.
Pejabat militer senior China Zhang Youxia diselidiki atas dugaan kebocoran informasi nuklir ke AS dan praktik korupsi di tubuh militer Tiongkok.
Amerika Serikat resmi keluar dari WHO, memicu krisis pendanaan dan memunculkan kekhawatiran terhadap masa depan sistem kesehatan global.
Donald Trump mengklaim AS mengerahkan armada besar ke arah Iran sebagai langkah antisipasi sambil memantau situasi dengan cermat.
Trump membatalkan rencana serangan militer ke Iran setelah tekanan sekutu, kendala logistik, dan diplomasi rahasia meredakan ketegangan.
Pentagon menyiagakan 1.500 pasukan lintas udara untuk antisipasi kerusuhan di Minnesota di tengah operasi imigrasi terbesar.
AS ajukan skema kursi permanen Dewan Perdamaian Gaza berbayar USD 1 miliar dalam rencana penyelesaian konflik Gaza versi Trump.
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei menuding Presiden AS Donald Trump sebagai pihak yang bertanggung jawab atas jatuhnya korban jiwa dan kerugian di Iran.