Ekonom Minta Pemerintah dan BPS Menaikkan Acuan Garis Kemiskinan Sesuai Bank Dunia
Perubahan standar garis kemiskinan memiliki konsekuensi besar terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), karena belanja sosial akan meningkat.
Perubahan standar garis kemiskinan memiliki konsekuensi besar terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), karena belanja sosial akan meningkat.
Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat jumlah penduduk miskin pada Maret 2025 sebanyak 425.820 orang, berkurang 4.700 orang dibandingkan September 2024.
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis jumlah penduduk miskin di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami penurunan pada Maret 2025 dibandingkan Septembe
Sejumlah komoditas makanan dan bukan makanan yang memberikan kontribusi terhadap Garis Kemiskinan (GK).
Secara persentase, penduduk miskin di perdesaan lebih banyak dibandingkandi perkotaan.
Jumlah penduduk miskin di DIY pada Maret 2025 sebanyak 425.8200 orang dan berkurang 4.700 orang dibandingkan September 2024.
Ia menuturkan jumlah setengah penganggur di perkotaan pada Februari 2025 meningkat 460.000 orang dibandingkan pada Agustus 2024.
Jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2025 tercatat sebanyak 23,85 juta orang atau turun 0,2 juta orang dibandingkan dengan September 2024.
Jumlah penduduk miskin tercatat terkonsentrasi di Pulau Jawa sebanyak 12,56 juta jiwa. Sementara pulau dengan penduduk miskin paling sedikit berada di Kalimanta
Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data terbaru tingkat pengangguran dan kemiskinan absolut pada Jumat (25/7/2025) mendatang.