Pemda DIY Terapkan Empat Strategi Tekan Kemiskinan Jadi 9,16 Persen
Pemda DIY menjalankan empat strategi lintas sektor untuk menekan angka kemiskinan pada 2026 dengan target turun menjadi 9,16 persen.
Pemda DIY menjalankan empat strategi lintas sektor untuk menekan angka kemiskinan pada 2026 dengan target turun menjadi 9,16 persen.
Kemiskinan DIY turun jadi 10,08% pada September 2025, gini ratio membaik meski indeks kedalaman dan keparahan naik tipis.
BPS mencatat angka kemiskinan Indonesia September 2025 turun menjadi 8,25 persen atau berkurang sekitar 490 ribu orang.
Kemiskinan Bantul masih 11,54 persen pada 2025. Pemkab dorong kalurahan fokus program nonfisik untuk menekan kemiskinan dan ketimpangan.
Pengentasan kemiskinan di Dlingo Bantul diarahkan lewat agroforestry dan perkebunan kalurahan seperti kelapa kopyor dan kehutanan rakyat.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan tiga strategi pengentasan kemiskinan 2026 dengan anggaran Rp588,25 miliar untuk menekan angka warga miskin.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp588,25 miliar untuk pengentasan kemiskinan 2026 dengan target angka kemiskinan turun hingga 12 persen.
Pemda DIY menargetkan kemiskinan turun ke 9,16% pada 2026 melalui penguatan perlindungan sosial, pemberdayaan, dan pengembangan UMKM.
Pemkab Gunungkidul berkomitmen untuk terus memerangi angka kemiskinan di Bumi Handayani. Tak tanggung-tanggung di tahun ini menargetkan penurunan menjadi 12,5%.
Pemkab Bantul memperkuat bansos dan pemberdayaan ekonomi untuk menekan kemiskinan yang masih 11,6 persen, dengan target turun menjadi 9 persen pada 2026.