Kawasan Pantai Watukodok Masih Simpan Potensi Konflik
Kawasan Pantai Watukodok, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari belum sepenuhnya terlepas dari konflik. Potensi perseteruan antara warga dan investor masih bisa muncul setiap saat.
Kawasan Pantai Watukodok, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari belum sepenuhnya terlepas dari konflik. Potensi perseteruan antara warga dan investor masih bisa muncul setiap saat.
Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul harus bekerja ekstra keras karena capaian pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi pariwisata masih jauh dari target. Hal ini terlihat dari jumlah pendapatan yang masuk hingga akhir Agustus.
Konsep wisata nomadic tourism di Gunungkidul hanya ada di Gua Ngingrong, Desa Mulo, Kecamatan Wonosari. Nomadic tourism merupakan konsep wisata temporer baik dari segi aksesbilitas maupun amenitas.
Dalam sepekan terakhir, angka kunjungan wisatawan ke objek wisata pantai di Gunungkidul cenderung turun. Penurunan salah satunya dipicu terjadinya gempa bumi di Banten dan isu tsunami.
Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY bekerjasama dengan Pemkab Gunungkidul menggelar Geopark Night Specta 4.0 di panggung terbuka Gunung Api Purba Nglanggeran, Jumat (19/7/2019).
Memperingati penobatan Gunung Sewu Unesco Global Geopark, Dinas Pariwisata DIY bersama Dinas Pariwisata Gunungkidul menggelar Geopark Night Specta 4.0 di kawasan Geosite Gunung Api Purba, Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk.
Desa Wisata Nglanggeran, Kecamatan Patuk, menjadi contoh desa wisata yang sukses. Guna mendukung sekaligus membantu mendongkrak perekonomian warga, desa wisata ini menerima program Bantuan Gubernur (Bangub) DIY.
Anggota DPRD Gunungkidul menilai akses menuju objek wisata masih banyak yang harus diperbaiki. Dewan meminta agar fasilitas tersebut diperhatikan karena akses yang baik dapat menunjang dalam upaya pengembangan sektor kepariwisataan.
Dalam waktu dua hari yakni Sabtu (6/7/2019) dan Minggu (7/7/2019), pendapatan asli daerah (PAD) yang bersumber dari retribusi pariwisata di Gunungkidul mencapai Rp500 juta. Libur sekolah yang masih berlangsung dimanfaatkan oleh anak-anak untuk berwisata sebelum kembali masuk sekolah.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul memastikan pelajaran membatik masuk dalam pelajaran muatan lokal (mulok) di tingkat SD dan SMP.