Era Pandemi, Serangan Siber Didominasi Sektor Jasa Keuangan
Migrasi pola kerja dari work from office (WFO) ke work from home (WFH) menjadikan data-data sektor keuangan lebih terbuka dalam resiko serangan siber.
Migrasi pola kerja dari work from office (WFO) ke work from home (WFH) menjadikan data-data sektor keuangan lebih terbuka dalam resiko serangan siber.
Adanya penjualan data kartu tanda penduduk (KTP) warga negara Indonesia berikut swafoto (selfie) pemiliknya yang diperjualbelikan di media sosial membuat warganet resah.
Kasus dugaan kebocoran 279 juta data pribadi warga negara Indonesia (WNI) ditinjaklanjuti Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Direktorat Tindak Pidana Siber atau Dirtipidsiber tengah menyelidiki dengan meminta klarifikasi sejumlah pihak terkait kasus tersebut.
Selama 2020 atau selama masa pandemi melanda Indonesia, serangan siber ke Pemda Provinsi Jawa Barat tercatat 10 juta serangan. Serangan meningkat siginifikan selama pandemi Covid-19.
Kualitas dan jumlah kejahatan siber yang terjadi di Indonesia terus meningkat. Kejahatan jenis ini kerap dipicu adanya sebaran berita hoaks yang mengakibatkan penerimanya memiliki niak buruk atau terpicu secara emosional.
pelaku kejahatan siber diketahui telah menyebarluaskan aplikasi Clubhouse palsu untuk pengguna Android yang digunakan untuk mencuri data pengguna. Tentunya, aktivitas tersebut dilakukan setelah pengguna memberikan izin akses lewat peraturan keamanan.
Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian mengatakan, serangan siber didefinisikan sebagai upaya aktif dari pihak tertentu dengan keinginan, tujuan, dan kemampuan untuk merusak dan menimbulkan kerugian pada pihak yang diserang. Serangan siber terdiri atas dua jenis, yakni serangan siber yang bersifat teknikal dan serangan siber yang bersifat sosial.
Data yang dijual di pasar gelap juga dapat digunakan untuk pemerasan, eksekusi penipuan dan skema phishing, hingga pencurian uang secara langsung.
Kejahatan siber mengintai pengguna siber. Tak hanya merugikan terkait data-data, kejahatan siber tak jarang menyebabkan kerugian finansial.
Kerugian akibat serangan siber secara global menembus angka yang fantastis.