Menteri Pertanian Tuding Banyak Mafia Pangan Keruk Keuntungan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebutkan bahwa polemik pangan di Indonesia, khususnya beras, kerap dipengaruhi dengan banyaknya mafia yang mengambil keuntungan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebutkan bahwa polemik pangan di Indonesia, khususnya beras, kerap dipengaruhi dengan banyaknya mafia yang mengambil keuntungan.
Lahan persawahan di Desa Jatisarono, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulonprogo, bakal dikembangkan menjadi lahan pertanian organik. Dari total lahan seluas 219 hektare yang ada di daerah tersebut, sekitar 200 hektare dipilih untuk dikembangkan.
Petani di Gunungkidul bakal mulai panen jagung pada pekan ketiga Februari 2019. Namun saat panen harga jagung diprediksi menurun. Dari total sekitar 10.000 hektare lahan yang ditanami jagung, setiap satu hektare lahan mampu menghasilkan sekitar sembilan ton jagung.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta aparatur sipil negara (ASN) Jawa Tengah untuk membeli cabai langsung dari petani. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terkait jatuhnya harga cabai di pasaran.
Kerusakan saluran irigasi Kalibawang disinyalir menjadi penyebab anjloknya produksi jagung di Kulonprogo sepanjang 2018. berdasar data yang dimiliki Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulonprogo, dari 26.220,50 ton yang ditargetkan produksi jagung hanya tercapai 23.024,51 ton atau sekitar 87,81%.
Pemerintah Kecamatan Nanggulan mendorong petani di lahan sawah sehat untuk mengoptimalkan potensi pertanian setempat sebagai eduwisata, bukan sekadar produksi gabah seperti yang dilakukan selama ini.
Pembangunan jaringan irigasi menjadi salah satu prioritas program Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo. Nantinya irigasi ini untuk mengairi lahan persawahan baru yang dicetak sejak 2016 guna mengantisipasi alih fungsi lahan akibat pembangunan New Yogyakarta International Airpor (NYIA) di Kecamatan Temon.
Produksi cabai di Kulonprogo pada 2018 ini diprediksi menembus 27.000 ton. Hasil ini meliputi cabai besar yang diprediksi mencapai 25.700 ton dan 2.250 ton untuk cabai rawit. Dengan jumlah itu, komoditas ini bisa memenuhi 90% permintaan pasar lokal.
Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi, Jawa Timur mencatat hama tikus telah menyerang ribuan lahan persawahan di wilayah setempat hingga membuat para petani resah.
Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB), Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada (UGM) mengenalkan traktor dan mesin pemanen berkapasitas besar kepada para petani di Bulak Nglaren, Desa Potorono, Kecamatan Banguntapan, Bantul, Rabu (28/11/2018).