Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Capaian imunisasi dasar bayi Bantul baru 54,43 persen hingga 3 September 2026, masih di bawah target 63,3 persen.
Sebanyak 25.640 siswa di Gunungkidul menjadi sasaran BIAS 2026 dengan vaksin MR, TD, dan HPV. Target cakupan imunisasi mencapai 95%.Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.
Universitas Oxford memulai uji klinis fase 1 vaksin Ebola Bundibugyo yang dikembangkan dalam 57 hari sejak wabah dinyatakan.
2,3 juta anak Indonesia belum mendapat imunisasi. Pakar UMY mengingatkan risiko wabah penyakit dan pentingnya imunisasi dasar lengkap.
Kemenkes mencatat 2,3 juta anak Indonesia belum pernah imunisasi dalam tiga tahun terakhir. RI kini masuk enam besar dunia kasus zero dose.
Kasus campak di DIY naik tipis usai Lebaran 2026, namun tetap terkendali berkat cakupan vaksinasi yang tinggi.
Dinkes Bantul mulai identifikasi vaksin campak untuk nakes setelah cakupan anak capai 90 persen.
Menkes Budi Gunadi Sadikin ingatkan pentingnya imunisasi campak jelang Lebaran 2026. Sebanyak 24 wilayah alami KLB, termasuk Sleman dan Makassar.