Kasus Campak Naik Tipis Seusai Lebaran, DIY Tetap Aman
Kasus campak di DIY naik tipis usai Lebaran 2026, namun tetap terkendali berkat cakupan vaksinasi yang tinggi.
Kasus campak di DIY naik tipis usai Lebaran 2026, namun tetap terkendali berkat cakupan vaksinasi yang tinggi.
Dinkes Bantul mulai identifikasi vaksin campak untuk nakes setelah cakupan anak capai 90 persen.
Menkes Budi Gunadi Sadikin ingatkan pentingnya imunisasi campak jelang Lebaran 2026. Sebanyak 24 wilayah alami KLB, termasuk Sleman dan Makassar.
Imunisasi anak mudik Lebaran disarankan 14 hari sebelum berangkat agar perlindungan optimal dan mencegah risiko penyakit.
IDAI menyebut cakupan imunisasi rendah memicu peningkatan kasus campak. Risiko KLB muncul jika kekebalan kelompok tidak tercapai.
Dinkes DIY siapkan imunisasi HPV anak 11 tahun untuk cegah kanker serviks. Program diperluas ke anak laki-laki mulai 2027 sesuai kebijakan nasional.
Pemkot Jogja menggencarkan vaksinasi PMK dan membatasi lalu lintas ternak untuk mencegah penularan meski wilayah masih bebas wabah.
Kasus campak di Pamekasan capai 1.248 orang sepanjang 2025. Sebanyak 12 balita meninggal, mayoritas belum menerima imunisasi campak lengkap.
Kemenkes memastikan vaksin flu masih efektif melindungi dari influenza A H3N2 termasuk subklade K yang beredar di Indonesia.
Gerakan Jaga Bersama memperluas edukasi vaksin HPV untuk meningkatkan pencegahan kanker serviks dan cakupan imunisasi nasional.