3.500 Pedagang Pasar Tradisional di Bantul Tervaksinasi
Vaksinasi bagi kalagan pedagang pasar tradisional terus digencarkan pada bulan Juli ini. Setidaknya separuh dari total pedagang pasar tradisional di Bantul telah tervaksinasi.
Vaksinasi bagi kalagan pedagang pasar tradisional terus digencarkan pada bulan Juli ini. Setidaknya separuh dari total pedagang pasar tradisional di Bantul telah tervaksinasi.
Perlu kolaborasi dari berbagai pihak untuk capai target vaksinasi, termasuk di DIY. Paniradya Kaistimewan sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang fokus pada perencanaan tidak bisa serta merta malaksanakan program vaksinasi di lapangan.
Pemkab Gunungkidul menargetkan 70% penduduk dapat disuntik vaksin Covid-19 akhir Agustus mendatang.
Penyebaran virus Covid-19 kian masif. Sejalan dengan program Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Sleman mengintensifkan program vaksinasi Covid-19.
Realisasi vaksinasi terhadap remaja di Bantul masih rendah. Hal ini mengacu kepada data di Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Kamis (22/7/2021).
Program vaksinasi door to door yang dicanangkan oleh Badan Inteligen Negara (BIN) menuai sorotan.
Untuk mencegah penularan virus Corona, vaksinasi Covid-19 juga diberikan kepada keluarga ASN Pemerintah Kabupaten dan DPRD Sleman. Sekitar 1.500 orang mengikuti program ini.
Ketua Komisi A DPRD Gunungkidul, Ery Agustin S mendorong Pemkab Gunungkidul memprioritaskan warga di 58 kalurahan yang menyelenggarakan pilihan lurah mendapatkan prioritas untuk divaksin Covid-19. Langkah ini untuk mencegah munculnya klaster penularan dari penyelenggaraan pilihan lurah.
Keluarga besar Pondok Pesantren Sunan Kalijaga Gesikan, Panggungharjo, Sewon, Bantul, mengajak seluruh warga di DIY dan seluruh warga bangsa dan Negara Indonesia untuk proaktif menyambut dan mengikuti vaksinasi Covid-19.
Sebanyak 40.000 remaja usia 12-18 tahun di Sleman mulai diberi vaksin Covid-19. Pemberian vaksin bagi kalangan remaja ini ditargetkan selesai sebelum 17 Agustus mendatang.