40 Persen Warga Bantul Telah Divaksin Covid-19
Capaian vaksinasi di Bantul terus digenjot. Hingga akhir Mei puluhan ribu orang dari berbagai kalangan telah mendapatkan vaksinasi.
Capaian vaksinasi di Bantul terus digenjot. Hingga akhir Mei puluhan ribu orang dari berbagai kalangan telah mendapatkan vaksinasi.
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar vaksinasi gelombang II yang ditujukan untuk dosen, guru, tenaga kependidikan, relawan dan lansia di Muhammadiyah serta Aisyiyah pada, Kamis (3/6/2021). Pelaksanaan vaksinasi berlangsung di Kampus Utama UAD, Ringroad Selatan, Tamanan, Banguntapan, Bantul ini menyasar 1.883 orang.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja memperluas target vaksinasi untuk warga masyarakat pralansia dan tokoh masyarakat. Pralansia adalah mereka yang berumur 50 tahun ke atas. Sebelumnya prioritas vaksinasi adalah untuk lansia atau yang berumur 60 tahun ke atas.
Satgas Penanganan Covid-19 menetapkan target sasaran vaksinasi pada saat ini berjumlah 40.349.049 orang.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Indonesia berada di posisi ke-11 dunia dengan jumlah vaksinasi terbanyak. Namun, jumlah vaksinasi harian masih jauh dari target sehingga dapat mengancam pertumbuhan ekonomi.
Vaksin-vaksin Covid-19 telah diberikan izin penggunaan darurat setelah menunjukkan bahwa vaksin tersebut aman dan efektif.
Program vaksinasi COVID-19 untuk warga Kota Yogyakarta terus bergulir dan kini mulai menyasar warga pra-lanjut usia atau berusia lebih dari 50 tahun, sembari menuntaskan pemberian vaksinasi untuk warga lanjut usia berusia lebih dari 60 tahun.
Menkes telah mengeluarkan Surat Edaran pada 16 April 2021 untuk memprioritaskan guru dan tenaga pendidik agar divaksinasi untuk mengejar target pembelajaran tatap muka pada Juli 2021.
Kemenag telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mendapatkan salah satu dari empat vaksin Covid-19 yang disyaratkan Arab Saudi.
Jenis vaksin yang digunakan untuk melawan Covid-19 kian beragam. Indonesia juga telah mendatangkan vaksin AstraZeneca dan Sinovac.