Ini Daftar Kota yang Harus Memprioritaskan Vaksinasi Lansia
Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut setidaknya ada 12 Provinsi yang harus mengubah prioritas vaksinasi Covid-19 untuk diberikan kepada lansia.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut setidaknya ada 12 Provinsi yang harus mengubah prioritas vaksinasi Covid-19 untuk diberikan kepada lansia.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan embargo vaksin Covid-19 dari India berpotensi mengganggu kedatangan 100 juta dosis vaksin AstraZeneca yang harusnya bisa masuk pada tahun ini.
Vaksin membutuhkan waktu untuk menghasilkan respons atau memberikan kekebalan yang diharapkan.
Ketersediaan vaksin menjadi hal yang vital saat ini. Tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan tetapi juga ekonomi.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo menyatakan ada kemungkinan orang yang sudah divaksin masih bisa terkena Covid-19. Secara aturan, setelah pemberian vaksin dosis pertama, masih diikuti dengan dosis kedua. Sebab dosis pertama, kata Joko, kekebalannya belum terbentuk.
Hal tersebut disampaikan oleh Wapres Ma'ruf Amin saat meninjau kegiatan vaksinasi dengan AstraZeneca di kantor MUI pusat pada Rabu (7/4/2021).
Keterbatasan vaksin membuat sejumlah kampus harus menerapkan skala prioritas untuk pemberian vaksinasi Covid-19 bagi dosen dan tenaga kependidikan. Dosen lansia, pejabat struktural dan frontliner menjadi prioritas pemberian vaksin di Kampus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang mulai digelar sejak Selasa (6/4/2021).
Terhitung sejak Januari hingga 1 April, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman menerima sebanyak 104.520 dosis vaksin. Dari jumlah tersebut, seluruhnya terdistribusi ke seluruh fasilitas layanan kesehatan dan hanya tersisa 600 dosis.
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mengakui capaian vaksinasi Covid-19 kepada lansia masih sangat rendah karena dipicu sejumlah kendala.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul memastikan stok vaksin yang ada di gudang farmasi tinggal 5.290 vial. Jumlah itu hanya mampu mengampu sebanyak 2.645 penerima vaksin.