Pemerintah Sudah Pesan 426 Juta Dosis Vaksin tapi Datangnya Dikit-Dikit
Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah sudah memesan sebanyak 426 juta dosis vaksin dari sejumlah negara, tetapi akan datang ke Indonesia secara bertahap.
Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah sudah memesan sebanyak 426 juta dosis vaksin dari sejumlah negara, tetapi akan datang ke Indonesia secara bertahap.
Peneliti kini tengah berupaya menciptakan vakasin Covid-19 yang lebih canggih dari saat ini.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS) menyatakanvaksinasi Covid-19 nasional berjalan sesuai rencana.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan vaksin Covid-19 yang masuk ke Indonesia mencapai 60-70 juta dosis per bulanmulai Juli atau Agustus 2021.
Bantul belum berencana mawajibkan mahasiswa luar DIY yang datang ke kabupaten ini untuk memiliki bukti sudah disuntik vaksin. Bantul masih mewajibkan mahasiswa yang datang untuk mengantongi surat keterangan negatif Covid-19 melalui rapid test antigen maupun PCR.
Pemerintah memastikan bahwa warga lanjut usia (lansia) yang sudah mendapatkan vaksin pertama akan mendapatkan vaksin kedua meskipun fasilitas kesehatan atau faskesnya berbeda. Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19Wiku Adisasmito.
Pengusaha menunggu kepastian stok vaksin dari pemerintah yang menunjuk PT Bio Farma usai sudah menyiapkan pendataan dan pendaftaran.
Proses vaksinasi bagi pelaku usaha dan jasa pariwisata di Sleman akan digelar mulai pekan pertama April mendatang. Saat ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman masih fokus menyelesaikan vaksinasi bagi kalangan lansia.
Kiai tidak jarang diikutkan dalam kampanye vaksin yang aman dan halal. Namun di DIY, vaksinasi untuk kiai dinilai belum menjadi prioritas. Hal ini diungkapkan oleh Hilmy Muhammad, salah satu pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Jogja.
Persiapan pemerintah dalam program Vaksinasi Gotong Royong masih dalam proses pemilihan vaksin Sinopharm atau Sputnik.