BPOM Tak Beri Izin Vaksin Nusantara Terawan, Begini Penjelasannya
Eks Menkes Terawanmengklaim bahwa vaksin Nusantara yang berbasis sel dendritik ampuh membentuk antibodi kepada masyarakat. Namun, BPOM belum memberikan lampu hijau..
Eks Menkes Terawanmengklaim bahwa vaksin Nusantara yang berbasis sel dendritik ampuh membentuk antibodi kepada masyarakat. Namun, BPOM belum memberikan lampu hijau..
Vaksinasi masal di Sleman City Hall (SCH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) telah selesai sampai pada hari ketiga, Rabu (10/3/2021). Total selama tiga hari pelaksanaan vaksinasi masal ini, sekitar 3.000 ASN Sleman yang merupakan bagian dari tenaga pelayanan publik telah divaksinasi.
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur memutuskan hukum vaksinasi COVID-19 adalah karena tidak menaati (menolak) perintah pemerintah yang tidak menyalahi syara' adalah terlarang (haram).
BPOM menyebut proses penelitian dan pengembangan vaksin Nusantara tidak memenuhi kaidah etika penelitian dan pengembangan vaksin.
Saat ini masih banyak orang yang belum divaksinasi dan tingkat penularan Covid-19 masih sangat tinggi.
Proses vaksinasi tahap kedua untuk petugas pelayanan publik di Kabupaten Sleman terus berlanjut. Pada Selasa, (9/3/2021) berlangsung hari kedua vaksinasi masal pada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertempat di Sleman City Hall (SCH).
Perusahaan keamanan siber, Kaspersky, menemukan vaksin Covid-19 banyak dijajakan di 15 pasar situs gelap (dark web). Mulai dari Pfizer/BioNTech, AstraZeneca, hingga Moderna.
Berdasarkan laporan Kemenkes, jumlah total masyarakat Tanah Air yang sudah divaksinasi hingga hari ini sebanyak 15 juta orang.
Sinovac telah menyepakati pengiriman lebih dari 225 juta dosis vaksin dengan pemerintah Indonesia.
Satgas COVID-19 melaporkan jumlah warga RI yang mendapatkan vaksin COVID-19 dosis pertama hingga Selasa (9/3/2021) pukul 12.00 WIB bertambah sebanyak 239.001 orang sehingga total menjadi 3.337.026 orang.