Efek Samping Vaksin Covid-19 Sangat Mirip Gejala Covid-19
Tim di balik aplikasi Covid Study di Inggris menyebut efek samping vaksin Covid-19 bisa terasa sangat mirip dengan gejala Covid-19.
Tim di balik aplikasi Covid Study di Inggris menyebut efek samping vaksin Covid-19 bisa terasa sangat mirip dengan gejala Covid-19.
Pemerintah telah memvaksinasi Covid-19 lebih dari 1 juta tenaga kesehatan dalam waktu 1 bulan sejak pertama kali dimulai 13 Februari 2021 lalu. Vaksinasi akan dilanjutkan ke tahap selanjutnya dan diberikan kepada kelompok prioritas, yaitu masyarakat lanjut usia (lansia) dan petugas pelayanan publik.
Dinas Kesehatan Kota Jogja menargetkan vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan (makes) selesai pada pekan terakhir Februari atau akhir bulan ini. Semua nakes, termasuk yang lanjut usia atau yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid sehingga tidak lolos vaksinasi tahap pertama akan diberi vaksin.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) segera mengeluarkan izin penggunaan darurat (EUA) vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca seiring dengan validasi dari WHO.
Pemkab Gunungkidul mulai mendata warga yang menjadi sasaran vaksinasi corona tahap kedua.
Sebuah penelitian tentang dampak vaksinasi Covid-19 dilakukan baru-baru ini.
Ada beberapa gejala yang timbul setelah kita mendapatkan vaksin virus corona (Covid-19). Gejala seperti rasa nyeri tersebut bisa dihilangkan.
Pemerintah segera memulai vaksinasi Covid-19 tahap kedua pada 17 Februari 2021 dengan sasaran petugas pelayanan publik dan lansia. Pedagang pasar juga termasuk dalam kelompok yang akan mendapatkan vaksinasi.
Kemenkes menyebut vaksinasi Covid-19 tahap kedua akan dilakukan terhadap sekitar 38 juta orang yang dimulai pada 17 Februari 2021.
Presiden Joko Widodo meneken Peraturan Presiden (Perpres) No 14/2021 yang berisi tentang pengadaan vaksin Covid-19 dapat melalui badan usaha nasional maupun asing.