Calon Penerima Vaksin Covid Tahap Kedua di Gunungkidul Didata
Pemkab Gunungkidul mulai mendata warga yang menjadi sasaran vaksinasi corona tahap kedua.
Pemkab Gunungkidul mulai mendata warga yang menjadi sasaran vaksinasi corona tahap kedua.
Sebuah penelitian tentang dampak vaksinasi Covid-19 dilakukan baru-baru ini.
Ada beberapa gejala yang timbul setelah kita mendapatkan vaksin virus corona (Covid-19). Gejala seperti rasa nyeri tersebut bisa dihilangkan.
Pemerintah segera memulai vaksinasi Covid-19 tahap kedua pada 17 Februari 2021 dengan sasaran petugas pelayanan publik dan lansia. Pedagang pasar juga termasuk dalam kelompok yang akan mendapatkan vaksinasi.
Kemenkes menyebut vaksinasi Covid-19 tahap kedua akan dilakukan terhadap sekitar 38 juta orang yang dimulai pada 17 Februari 2021.
Presiden Joko Widodo meneken Peraturan Presiden (Perpres) No 14/2021 yang berisi tentang pengadaan vaksin Covid-19 dapat melalui badan usaha nasional maupun asing.
Epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono menyarankan agar setelah klaster tenaga kesehatan rampung dilakukan, vaksinasi Covid-19 menyasar kepada tenaga pendidik.
Satgas Covid-19 mengungkapkan sejumlah tantangan yang dihadapi dalam proses vaksinasi Covid-19.
Vaksin Merah Putih sudah hampir pasti baru diproduksi secara massal pada 2022 atau mundur dari perkiraan awal, yakni akhir 2021.
Vaksinasi massal untuk lanjut usia (lansia) telah dimulai sejak beberapa hari lalu. Kamis, 11 Februari 2021, di Kota Ambon seorang dokter berusia 80 tahun bernama Krisna telah menerima suntikan vaksin Covid-19 buatan Sinovac.