Capaian Rendah, Booster Pertama di Jogja Sasar Kelompok Rentan
Capaian vaksinasi di wilayah DIY tergolong masih rendah karena baru berada di bawah 50%. Oleh karena itu berbagai komunitas masyarakat didorong untuk membantu.
Capaian vaksinasi di wilayah DIY tergolong masih rendah karena baru berada di bawah 50%. Oleh karena itu berbagai komunitas masyarakat didorong untuk membantu.
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY merencanakan percepatan pemberian vaksinasi booster pertama untuk usia remaja atau pelajar karena capaian masih rendah. Adapun
Luhut Pandjaitan mengusulkan vaksin booster menjadi syarat wajib perjalanan selama momen libur Nataru untuk menekan penyebaran Covid-19.
Pemda DIY mulai merealisasikan pemberian vaksinasi booster kedua untuk masyarakat lanjut usia (lansia).
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan program vaksinasi corona terus berjalan. Meski demikian, vaksin indovak yang asli Indonesia belum digunakan
Kemenhub menuturkan tidak ada pembatasan arus mudik saat libur Nataru, tetapi pemudik wajib vaksin booster.
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung penuh proses vaksinasi melalui Indonesia Vaccine atau IndoVac.
Direktur Jenderal P2P Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu mengatakan Indonesia menjadi negara ke-16 yang melaporkan kasus virus polio tipe 2.
Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu membeberkan gejala yang dialami korban Virus Polio.
Ada 30 provinsi dan 415 kabupaten/kota di Indonesia masuk kriteria berisiko tinggi (high risk) terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) polio.