20 Juta Penduduk Indonesia Belum Divaksinasi Covid-19 Dosis Dua
secara nasional sebanyak 20 juta warga Indonesia belum mendapatkan dosis kedua vaksin Covid-19 setelah suntikan pertama.
secara nasional sebanyak 20 juta warga Indonesia belum mendapatkan dosis kedua vaksin Covid-19 setelah suntikan pertama.
Sedikitnya 2,4 juta penduduk Indonesia harus mengulang disuntik vaksin Covid-19 gara-gara kelamaan mendapat suntikan dosis kedua.
Dokter Adam Prabata mengungkapkan, bahwa vaksin booster Pfizer dan Moderna 95 persen terbukti menurunkan risiko kematian dan rawat inap akibat Omicron.
Sebanyak 34.200 usia anak di DIY terpapar Covid-19. Vaksinasi untuk anak usia 6-11 terus digencarkan
Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja menyebut upaya percepatan program vaksinasi penguat atau booster saat ini sedikit terkendala dengan melonjaknya kasus Covid-19. Petugas vaksinator dan tenaga kesehatan (nakes) harus mengatur waktu dan pembagian tugas baik berkaitan dengan upaya pelacakan dan juga penyuntikan vaksin.
Kasus Covid-19 di DIY terus merangkak naik. Anak menjadi salah satu yang rentan terpapar, sehingga terus diupayakan vaksinasi hingga dosis kedua. Capaian vaksinasi anak untuk dosis pertama telah mencapai di atas 90%.
Sudah menjalani vaksinasi Covid-19 bukan berarti kebal terhadap paparan penyakit yang disebabkan virus SAR CoV-2, bahkan sudah vaksinasi vaksin dosis ketiga atau booster pun masih bisa terpapar sehingga protokol kesehatan harus tetap dilakukan.
Warga masyarakat yang telah mendapat dosis vaksin Covid-19 lengkap bisa segara mendapat vaksin booster. Status pemberian vaksin booster pun dapat dilihat di situs PeduliLindungi.
Vaksinasi booster telah mulai digelar oleh pemerintah sejak 12 Januari 2022. Namun, mungkin tidak semua orang mengerti bagaimana cara mendapatkan vaksin booster.
Dari statistik yang dikumpulkan oleh Our World in Data, Burundi, Republik Demokratik Kongo, dan Haiti adalah negara yang paling sedikit divaksinasi di dunia terhadap Covid-19.