Tinjau Vaksinasi di DIY, Jokowi Ingatkan Vaksinasi dan Disiplin Prokes
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan penerapan protokol kesehatan secara ketat dan vaksinasi merupakan cara terbaik dalam melindungi diri dari penyebaran Covid-19.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan penerapan protokol kesehatan secara ketat dan vaksinasi merupakan cara terbaik dalam melindungi diri dari penyebaran Covid-19.
Pemerintah perlu memberikan dukungan maksimal agar vaksin Merah Putih bisa menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja memvalidasi ulang 131.407 data warga yang belum disuntik vaksin Covid-19. Data ini merupakan warga yang ber-Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kota Jogja namun tercatat belum menerima vaksin Covid-19. Hal ini sebagai upaya memastikan akses warga terhadap vaksinasi.
Demi mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi kepada masyarakat, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) bekerja sama dengan Kedaulatan Rakyat menggelar program vaksinasi bertema Vaksinasi Sedulur Daihatsu Yogyakarta 2021 yang berlangsung pada September – Oktober 2021 di Yogyakarta.
Koalisi masyarakat sipil yang beranggotakan sejumlah perkumpulan dan organisasi menggelar vaksinasi untuk seribu penduduk marjinal dan tidak memiliki KTP di Gedung Serbaguna Puri Dwipari di Jalan Taman Siswa, Kota Jogja pada 9 dan 10 September 2021.
Sebagian masyarakat DIY sudah mengikuti program vaksinasi Covid-19, baik untuk dosis pertama maupun kedua. Mereka yang sudah divaksin akan mendapatkan sertifikat yang dapat diunduh di aplikasi PeduliLindungi.
Pemda DIY mulai memperlonggar kegiatan masyarakat seiring dengan status Bumi Mataram turun level dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Penelitian terbaru menunjukkan dosis ketiga atau booster vaksin Sinovac mampu meningkatkan kemampuan antibodi hingga 2,5 kali terhadap Covid-19 varian Delta.
Aplikasi pelacak Covid-19 secara digital, PeduliLindungi,resmi digunakan dalam sejumlah aktivitas sepanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Dua dari lima bus vaksin siap menjemput penduduk di daerah terpencil di Jawa Tengah (Jateng). Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berharap keberadaan bus vaksin atau vaksin bergerak itu bisa menjangkau masyarakat di area yang sulit dijangkau.