Skrining TBC Gunungkidul Belum Optimal, Kesadaran Warga Jadi Kendala
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Peneliti Indonesia dan Australia mengembangkan TBScreen.AI untuk membantu skrining tuberkulosis berbasis AI dengan analisis ronsen kurang dari 5 detik.
Balita menjadi kelompok paling rentan TBC di Kota Jogja. Hingga 23 Juli 2026 tercatat 174 anak terdiagnosis tuberkulosis.
Sebanyak 1.350 warga di Kota Pekalongan menjadi sasaran skrining TBC aktif hingga September 2026 untuk mempercepat deteksi dini penularan.
Sebanyak 208 Bhabinkamtibmas diterjunkan membantu pelacakan kasus TBC di Sragen. Dalam sebulan, 190 kontak erat pasien telah diperiksa.
Deteksi dini TBC di Piyungan digencarkan lewat Active Case Finding. Baru 5 kasus ditemukan dari target 103 kasus sepanjang 2026.
Polres Pekalongan Kota bersama Pemkot Pekalongan memperkuat deteksi dini TBC dan program Cek Kesehatan Gratis untuk menekan penularan serta angka kematian akiba
Dinkes Gunungkidul menemukan 205 kasus baru TBC melalui program ACF TB yang melibatkan 30 puskesmas sejak April 2026.
Kemenkes dorong penguatan penemuan kasus TB secara aktif, percepatan terapi pencegahan, dan kolaborasi lintas sektor sebagai kunci percepatan eliminasi TB.
DKK Solo tracing 100 kontak erat TBC di Jebres. Hingga Maret 2026, tercatat 405 kasus ditemukan.