Tren Terus Menurun, TBC di Kota Jogja Kini Sentuh 583 Kasus
Penyakit menular Tuberkulosis atau TBC masih menjadi masalah serius di Kota Jogja. Pada tahun 2025 hingga bulan Mei tercatat sudah ada 583 kasus
Penyakit menular Tuberkulosis atau TBC masih menjadi masalah serius di Kota Jogja. Pada tahun 2025 hingga bulan Mei tercatat sudah ada 583 kasus
Supaya tidak sampai mengalami TB RO, pasien tuberkulosis harus minum obat secara teratur sampai tuntas sesuai dengan standar pengobatan penyakit tuberkulosis.
Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Profesor Tjandra Yoga Aditama mengatakan masyarakat umum dapat melakukan pencegahan penularan TBC
Banyak kasus pasien tuberkulosis (TBC) gagal sembuh karena durasi pengobatan lama dan banyaknya jumlah obat yang harus dikonsumsi setiap harinya.
Kasus penyakit Tuberkulosis (TBC) di DKI Jakarta dilaporkan melonjak pada triwulan pertama 2025.
Dinas Kesehatan Gunungkidul gencar melakukan tracing penderita TBC aktif di Bumi Handayani. Kegiatan ini berlangsung mulai 22 April hingga 12 Juni 2025.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulon Progo mengenalkan program SERMOKU (Sistem Penjaringan Orang Terduga Tuberkulosis) untuk meningkatkan diagnosis penyakit tersebut
Dari jumlah tersebut, 5-10% mengalami TB berat. Oleh karena itu, daya tahan tubuh yang baik menjadi faktor utama dalam pencegahan TB.
Penanganan TBC secara sistematis yang punya basis kuat pada kader dan peran Kalurahan dianggap bisa jadi kunci pengentasan TBC di Indonesia.
Masih Ada Ribuan Penderita TBC Hingga Desember 2024, Dinkes Bantul Tingkatkan Penemuan Kasus