Tak Hanya Bantul, Tren Kasus TBC di Sleman Ternyata Juga Meningkat
Harianjogja.com, SLEMAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman mencatat kasus Tuberkulosis (TBC) di Sleman trennya meningkat dari tahun ke tahun.
Harianjogja.com, SLEMAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman mencatat kasus Tuberkulosis (TBC) di Sleman trennya meningkat dari tahun ke tahun.
Dinas Kesehatan Bantul mencatat selama Januari sampai akhir November 2022 terdapat 1.216 kasus Tuberkulosis yang ditemukan di seluruh fasilitas kesehatan
Kimia Farma dan BRIN meluncurkan obat untuk mendeteksi penyakit Tuberculosis (TB) pertama di Indonesia.
Pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir membuat kegiatan penemuan aktif atau skrining kasus TBC terkendala.
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menandatangani pernyataan dukungan Pemda DIY terkait dengan DIY bebas penyakit Tuber Culosis (TB) 2030. Penandatanganan disaksikan langsung Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan perwakilan kabupaten/kota di DIY.
Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo menyebutkan jika kasus TBC selama pandemi Covid-19 kurang diperhatikan oleh masyarakat. Terlebih, kasus TBC yang dialami oleh anak-anak sehingga mampu menyebabkan stunting.
Dinas Kesehatan Bantul menyebut penderita penyakit tuberkulosis atau TBC di Bantul masih cukup tinggi, sementara angka kesembuhan masih rendah, masih di bawah angka rata-rata nasional. Penyakit yang disebabkan bakteri mycobacterium tuberculosis tersebut dinilai lebih mematikan ketimbang virus corona yang saat ini sedang ramai dilaporkan.
Sejumlah mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker angkatan XXXV Universitas Islam Indonesia (UII) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Sleman melakukan kegiatan promosi kesehatan terkait penyuluhan Temukan Tuberkulosis Obati Sampai Sembuh atau dikenal TOSS TB.
Sebanyak 487 kasus tuberkulosis (TBC) ditemukan di Kabupaten Sleman mulai Januari hingga awal September 2019. Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman menganggap masih banyak penderita TBC yang belum ditemukan karena masyarakat yang masih awam terkait dengan gejala TBC.
Lebih dari 100 pemimpin dunia usaha, kaum muda, aktor pembangunan lintas sektoral dan kesehatan serta duta besar manca negara berkumpul pada acara kemitraan untuk tuberkulosis (TB) bertajuk A Night in Unity di Jakarta, Sabtu (3/8/2019).