BMKG Deteksi 1.180 Titik Panas di Sumatra
Sebanyak 1.182 titik panas indikasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terpantau di Pulau Sumatera pada Sabtu pagi.
Sebanyak 1.182 titik panas indikasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terpantau di Pulau Sumatera pada Sabtu pagi.
Pihak kepolisian sudah menetapkan 249 pelaku individu sebagai tersangka penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selain itu, ada enam korporasi yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus karhutla.
Dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla),Jaksa Agung H.M. Prasetyo mengaku sudah memerintahkan seluruh Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menuntut hukuman tambahan kepada para tersangka korporasi.
Sepatu kotor Presiden Joko Widodo saat meninjau kebakaran hutan dan lahan di Riau diduga disindir politikus Gerindra.
Kebakaran hutan dan lahan melanda sejumlah kawasan di Indonesia. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo mengemukakan kesimpulan bahwa 80 persen lebih lahan yang saat ini terbakar atau sengaja dibakar akan berubah menjadi kebun.
Proses hukum untuk pelaku pembakar hutan dan lahan terus dilakukan. Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan menerima 166 berkas perkara tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), 7 berkas di antaranya merupakan tersangka korporasi.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih melanda wilayah Pontianak Provinsi Kalimantan Barat. Sejumlah warga mulai banyak yang mengeluhkan sesak napas dan sakit kepala akibat kabut asap yang semakin tebal dampak dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatra dan Kalimantan mengganggu infrastruktur kelistrikan berupa penurunan kemampuan kerja mesin pembangkit.
CEO Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS), Jamartin Sihite mengatakan bahwa sejauh ini, total sekitar 80 hektare hutan gambut di wilayah kerjanya diterjang api.
Situasi kebakaran lahan dan hutan yang menimbulkan asap ternyata dimanfaatkan oleh sindikat narkona internasional. Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap anggota sindikat narkoba internasional yang memanfaatkan kebakaran hutan dan lahan Riau untuk menyelundupkan narkoba.